Melihat Nusantara di Masa Lalu Lewat Litografi Karya Abram Salm | Attoriolong

Melihat Nusantara di Masa Lalu Lewat Litografi Karya Abram Salm

Penulis: -
Melihat Nusantara di Masa Lalu Lewat Litografi Karya Abram Salm
Abram atau Ab Salm adalah seorang pelukis berkebangsaan Belanda. Ia lahir di Amsterdam pada tahun 1801 dan menjadi anggota Koninklijke Academie pada tahun 1833. Ia dikenal karena kegemarannya membuat lukisan, sebagian besar karyanya memotret keindahan alam.

Ia menghabiskan 29 tahun di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) untuk membuat lukisan tentang alam Indonesia terutama di pulau Jawa. Selain sebagai seorang seniman, Ab Salm juga berprofesi sebagai pedagang di Surabaya dan pemilik perkebunan tembakau di Malang, Jawa Timur. Ab Salm meninggal di Amsterdam, Belanda pada tahun 1876.

Lukisan Ab Salm tentang Jawa kemudian diterbitkan oleh Johan Conrad Greive di Amsterdam, Belanda pada tahun 1872. Metode mencetak atau menerbitkan lukisan ini biasanya disebut dengan litografi.

Litografi adalah sebuah metode percetakan di atas permukaan yang licin. Secara etimologi, Litografi sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu kata lithosyang berarti batu dan graphein yang berarti gambar, meskipun memiliki makna etimologi gambar yang dibuat di atas permukaan batu, namun bahannya tidak terbatas pada batu saja, biasanya digambarkan di atas plat logam.

Pada abad ke-19, litografi sangat populer untuk menggambarkan sebuah obyek nyata sebagai pengganti kamera yang belum ada pada masa itu. Sementara orang yang ahli dalam membuat litografi disebut litograf.

Berikut ini beberapa foto litografi tentang keindahan alam Nusantara yang dibuat oleh Abram Salm. Foto ini merupakan koleksi dari Tropen Museum atau Museum Antropologi Belanda yang dikumpulkan dari laman commons.wikimedia.org (Wikimedia Commons).

1. Een suikerfabriek
Mengirim tebu ke parik gula Pangka di Tegal, Jawa Tengah.
2. Anjer aan de noordkust van Java
Kapal-kapal Eropa yang erlauh di pantai Anyer, Jawa.
3. Berglandschap in de Tengger
Kampung dan pegunungan di Tengger, Jawa Timur.
4. Het landschap in Cilibut
Bentang alam di Cilibut, Bogor.
5. De baai van Srigonjo
Teluk Sringonjo.
6. De badplaats Wenditt
Kampung di Wendit.
7. De rivier Brandas
Sungai Brandas (Brantas) Jawa Timur.
8. De rivier de Solo
Kampung dan sungai di Solo, Jawa Timur.
9. De Singahan waterval met geiten op de voorgrond
Air Terjun Singgahan di Tuban, Jawa Timur.
10. De vulkaan Bromo met paarden op de voorgrond
Para penunggang kuda dengan latar Gunung Bromo, Jawa Timur.
11. De vulkaan Semeru
Sebuah kampung dengan latar Gunung Semeru, Jawa Timur.
12. De weg van Buitenzorg naar de vallei van de Salak
Sebuah jalan di Bogor menuju lembah Salak dengan latar Gunung Salak, Jawa Barat.
13. Een berglandschap met een waterval en rotsen in Sumedang
Pemandangan gunung dengan air terjun dan bebatuan di Sumedang, Jawa Barat.
14. Een huwelijksoptocht in de vallei van de berg Salak
Mengarak penganting di sebuah desa di Lembah Salak dengan latar Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.
15. Een dorpsfeest in de omgeving van de berg Arjuna
Sebuah festival desa di kawasan Gunung Arjuna, Jawa Timur.
16. Een landschap in Bantam
Bentang alam di Banten.
17. Een rivierlandschap in de omgeving van Batavia
Lansekap sungai di daerah Batavia (sekarang wilayah ini menjadi pinggiran selatan Kota Jakarta, beda banget ya dengan Kota Jakarta sekarang).
18. Een uitzicht op een vallei met bergen op de achtergrond en een onderneming op de voorgrond
Pemandangan lembah dan pegunungan.
19. Een woud met een rivier en een drinkend luipaard
Seekor macan tutul kesepian sedang melepaskan dahaganya di seuah sungai dengan latar air terjun kecil dan hutan lebat.
20. Uitzicht op het Kawische gebergte en op een tabaksonderneming
Pemandangan Pegunungan Kawi, Jawa Timur.
21. Uitzicht op Kedong Badak en de grote weg naar Buitenzorg
Pemandangan Kedungbadak, Bogor, Jawa Barat.
22. De suikerfabriek 'Kemanglen' bij Tegal (of Tagal) op Java
Pabrik gula 'Kemanglen' di Tegal, Jawa Tengah.
Lihat juga seri litografi lainnya: